Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Nanjuk Lakukan Pawai Ogoh-ogoh dan Tawur Kesanga

Nganjuk – Ratusan umat Hindu di Kabupaten Nganjuk Mengelar tradisi pawai ogoh-ogoh dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi.(16/3).

Pawai ogoh-ogoh yang dipusatkan di monumen Jendral Sudirman bertujuan untuk memupuk rasa persaudaraan serta persatuan antar sesama warga untuk membangun Desa Bajulan melalui seni dan budaya.

Mangku Damri yang memimpin jalanya ritual Tawur Kesanga menyampaikan, makna dari ritual ini agar manusia selalu ingat dengan alamnya. “Upacara Dimulai dari pensucian parayanga serta palemahan, agar kita selalu ingat dengan alam”, jelasnya.

Meski sempat diguyur hujan, pawai ogoh- ogoh didesa bajulan Kecamatan Loceret tetap berlangsung semarak. Hujan tidak mengurangi semangat atraksi ogoh-ogoh. “Tawur kesanga adalah sebagai wujud penghormatan kepada sifat-sifat butha kala, agar tidak mengganggu umat manusia, serta memusnahkan angkara murka dimuka bumi”, tambahnya.

Setelah tiba di monumen Jendral Sudirman, seluruh umat hindu melaksanakan ibadah bersama guna mensucikan tanah tempat mencari nafkah manusia.

Ritual tawur kesanga selanjutnya diakhiri dengan membakar ogoh-ogoh oleh Kapolres Nganjuk. (Syarwani)

Tinggalkan Balasan