Gerakkan Ekonomi Desa Sumber Melalui UKM Konveksi

Blitar – Berbekal  niat yang kuat untuk mengurangi pengangguran, Suyudi Harianto pemiliki konveksi Simple fit bertahan  selama 8 tahun di mulai tahun 2010 hingga saat ini dalam perjuangannya menyejahterakan masyarakat sekitar terutama ibu-ibu yang sebagian besar mengandalkan pekerjaan saat musim tanam padi. Perjuangan ini di awali dengan tiga tahun berpenghasilan signifikan  yang hanya memiliki 5 karyawan, kini konveksi tersebut sudah mempunyai sebanyak 70 karyawan.

Taraf hidup yang tinggi saat ini di iringi dengan dolar yang semakin melonjak tinggi, tidak mematikan usaha konveksi  tersebut. pasalnya Suyudi  tidak hanya mengembangkan usahanya lewat pesanan langsung akan tetapi sudah merajah lewat media sosial facebook. Dibantu 70 karyawan, Suyudi kini lebih percaya diri dan semangat dalam menghadapi polemik usaha konveksi.

Konveksi Simpel Fit yang berada di dusun Sumber desa Sanan Kulon, Blitar ini menghasilkan beberapa macam busana seperti busana muslim,  kaos, celana, celana training, celana dalam, dan seragam sekolah.  Tidak heran jika pesananan melaju cepat dari pelanggan perorangan, kelompok-kelompok maupun instansi.

“Pesanan yang paling ramai saat hari-hari besar seperti agustusan kemarin, pesanannya pasti lumayan.  Pesanan tergantung modal dan bahan,  kalau kaos polos 35 ribu sampai 40 ribu , itu sudah  standart pasar. Kalau yang lain tergantung motif,  jenis sablonnya, kombinasi, dan modelnya.” Kata Suyudi Harianto, Kamis (20/9/2018).

Disinggung mengenai  pendapatan perbulan, Suyudi Harianto  mengatakan pendapatan per bulan tergantung ramai dan sepi pesanan. Semua itu tergantung waktu, untuk hasil bajunya bisa 10 hari sampai satu bulan, tergantung total pemesanan.

“Yang paling laris seragam olah raga. Saat ini penjualan masih sekitar sanan kulon, srengat, Udan Awu, pasar saya ada pada wilayah barat.  Kalau luar jawa biasanya lewat online.” Tambahnya

Yang dihasilkan tidak kalah profesional seperti konveksi yang ada di kota Blitar, karena pembuatannya menggunakan alat yang baik dan pengerjaannya di lakukan oleh ibu-ibu yang super telaten.  Sehingga dalam satu hari satu karyawan bisa menghasilkan 10 sampai 15 disk.

“Ke depan ingin produksi yang paten, kita nglobi di pabrik, bahan baku dari pabrik dan kita bisa jual bahan mentahya  juga dan kita juga bisa jual bahan jadinya. Harapannya dari pemerintah desa atau pemerintah pusat ini ada perhatian bagaimana caranya agar usaha ini bisa bangkit. Setidaknya ada pembinaan untuk kami agar ke depan berjalan lebih baik lagi. “ papar Suyudi

Imam Rochmani Kepala desa Sumber kecamatan Sanan Kulon menyampaikan terima kasih kepada Suyudi Harianto yang mana sudah bisa untuk memberikan pekerjaan kepada masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan sekarang memiliki pekerjaan.

“sekarang ini untuk produknya sudah berlaku , mulai banyak pelanggan –pelanggan di mana-mana , khususnya pada hari-hari besar seperti kemerdekaan RI banyak yang pesan. Harapan Saya sangat terima kasih sekali karena sudah memberikan motivasi desa sumber , menjadi desa yang baik , menjadi desa suri tauladan dimana-mana .” Ujar Imam Rochmani kepala desa Sumber, Sanan kulon, Blitar. (ervin)

 

Tinggalkan Balasan