Gas Elpiji 3kg Meledak Diwarung Bakso, Empat Orang Terbakar

Tulungagung – Sebuah ledakan terjadi di warung bakso solo milik Kiat di Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung. Akibat kejadian tersebut empat orang mengalami luka bakar serius, dan harus mendapat perawatan intensif di Igd Rumah Sakit Umum dr. Iskak Tulungagung.

“Sementara yang saya rawat satu di Zona kritis, dan tiga orang di zona yelow,” terang dr. Korona Rintawan dokter jaga reed zone RSUD Iskak Tulungagung.

Dari empat korban ini, Kiat mengalami luka bakar paling parah, hingga tujuh puluh persen tubuhnya terbakar. Kiat kini dirawat di Red Zone (zona kritis) IGD RSUD dr Iskak Tulungagung.

“Saat ini kondisi pemilik warung bakso mengkhawtirkan, sebanyak tujuh puluh persen kulitnya mengelupas,” jelasnya.

Tiga pengunjung warung yang menjadi korban adalah Khuzaini (30),  Safitri Anugrahsuci (25) dan Fahrani Zafia Zakinah (2,5). Mereka adalah satu keluarga asal Desa Karanganom, Kecamatan Kauman, yang tengah menikmati bakso.

Khuzaini salah satu korban mengatakan saat itu terdengar suara gas menyembur keluar dan tercium gas elpiji. Pemilik warung langsung mencopot regulator dan membawa masuk ke kamar mandi kemudian memasukkan tabung gas itu ke dalam bak air.

“Pemilik warung langsung mencopot regulator Gas elpiji 3 kg dan membawa masuk ke kamar mandi,” terangnya

Namus gas elpiji 3 kilogram terus terus menyembur keluar, karena lampu kamar mandi dalam keadaan mati pemilik menyalakan lampu, saat saklar ditekan diduga terjadi loncatan bunga api dan ledakan tidak dapat di hindari.

“Posisi saya pas dekat dengan tabung gas tersebut,” tambah Khuzaini.

Kini peristiwa meledaknya tabung gas tiga kilogram tersebut dalam penyelidikan Satreskrim Polres Tulungagung. (Danu)

Tinggalkan Balasan