Gara-gara Musholah di Desa Siraman Diberi Pagar, Berdampak Ekonomi Warga Sekitar Mati

Blitar – Warga yang mengatas namakan ahli waris hibah musolah di Dusun Bambang Desa Siraman Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Membangun pagar paten.Akibat pembuatan pagar tersebut sangat terdampak bagi perputaran ekonomi di wilayah tersebut.

Tidak hanya berdampak perekonomian, Namun penutupan akibat pembangunan pagar mushola tersebut juga mempersempit akses menuju gang dan yayasan kinasih.Dimana gang tersebut akses ke kampung dan yayasan rumah kinasih Yayasan pemberdayaan penyandang disabilitas yg mayoritas warga lokal dan pernah dikunjungi putri wapres.Selain Yayasan rumah kinasih gang tersebut juga ada toko sembako.

“Jadi kami tidak di beritahu kalau musholah tersebut akan di bangun pagarnya.Tiba tiba warga dari lingkungan sebelah langsung membagunnya dan jalan yang masuk gang ini tingal tersisa 1,5 meter, ” Kata Edy Cahyono cucu dari Ahli waris tanah mushola Brongkos (3/5/2020).

Edi menambahkan, Selain menyisakan jalan 1,5 meter.Pembangunan jalan tersebut juga menutup usaha ibunya. Yang sehari hari membuka warung di area musholah tersebut. Kini Edi bersama warga sekitar hanya bisa pasrah akibat pembangunan pagar tersebut.

“Sebenarnya kami senang dengan pembangunan pagar tersebut.Namun jangan semua di bangun.Sisakan buat jalan sewajarnya supaya gang masuk tersebut kendaraan roda empat bisa lewat. Dan usaha warga tetap berjalan. Kalau seperti ini kan semua merasakan dampak nya seperti toko maupun pedagang kecil menjadi sepi karena tertutup pagar tersebut, ” Pungkasnya

Di beritakan sebelumnya,Pembangunan mushola tersebut di bangun oleh donatur yang mengatakan membangun mushola tersebut menghabiskan 30 jt.Selain itu ada juga yang mengatas namakan ahli waris mushola tersebut.Lalu di kabarkan bahwa yang mewakafkan warga dan kades setempat juga akan membantu proses sertifikan mushola tersebut.

Tinggalkan Balasan