Gara-gara HP, Anak ASN Di Tulungagung Tewas Dikeroyok Temanya

Tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

Tulungagung – Naas dialami Manus Bahari (27), warga Kelurahan Jepun Kabupaten Tulungagung, ditemukan terkapan tak berdya di area persawahan Kelurahan Kutoanyar. Korban babak belur setelah dikeroyok sejumlah orang lantaran permasalahan Handphone. Namun nyawa korban tidak tertolongkan saat korban dibawa pulang oleh bapaknya.

Menurut keterangan kepolisian, awalmula diketahi saat salah satu pelaku menelpon pengroyokan menghubungi orang tua korban Kariman melalui telepon seluler, mendapat kabar tersebut orang Tua korban mendatangi lokasi dan mengetahui kondisi anaknya tergeletak dengan mengalami luka luka lebam pada wajah.

Mengetahui Korban mengalami luka, kemudian Kariman membawa pulanganaknya, namun sesampainya di rumah korban mengeluh sakit perut dan selanjutnya korban meninggal dunia.

“Sebelum kejadian penganiayaan korban sempat ada permasalahan terkait HP dengan teman,” jeleas  AKP. Mustijat Priyambodo kasat reskrim Polres Tulungagung.

Saat ini kasus pengroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dalam penanganan kepolisian, satu orang yang diduga pelaku diamankan di Mapolsek Kota Tulungagung. Polisi masih melakukan pengejaran kepada tujuh teman lainnya yang padaa saat kejadian berada di TKP.

“Kita masih dalami kasus ini, tapi satu orang sudah kita amankan”, tambahnya.

Sementara jasad korban saat ini masih di Ruang Jenazah Rumah Sakit Umum Dokter Iskak Tulungagung untuk dilakukan ototpsi. (Danu)