Fosil Hewan Purba Ditemukan Warga Rejoso Ngenjuk Saat Kerja Bakti

Nganjuk – Warga Desa Sambikerep Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, menemukan 2 fosil hewan purba yang dimungkinkan berusia ribuan tahun. Fosil yang ditemukan di area heutan ini, masing masing, berupa gading gajah yang panjangnya mencapai 2 meter, serta, fosil banteng.

Berawal ketika warga sedang melakukan kerja bakti menguruk jalan desa, untuk mengambil urukan warga menggali kawasan hutan. Tetapi saat menggali warga dikejutkan, adanya fosil yang menyerupai kepala banteng.

Agus Juhantoko Kepala Desa Sambi Kerep mengatakan, penemuan fosil ini sebenarnya tanpa kesengajaan, ketika itu warga sedang kerja bakti menguruk jalan saat mengambil tanah uruk dari dalam hutan, warga menemukan sejenis tulang yang telah membatu.
“Melihat hal itu akirnya warga menghentikan penggalian dan melaporkan penemuan itu ke Polisi yang diteruskan Kedisbudparta Nganjuk,” kata Agus Juhantoko.

Polisi yang datang ke lokasi langsung mengamankan lokasi dengan memasang police line, supaya warga tidak mendekat ke lokasi penemuan.

Amin Fuadi, Kasi Sejarah Musium Dan Kepurbakalaan, menjelaskan, sementara petugas dari Disbudparta Nganjuk, yang datang ke lokasi langsung melakukan penggalian untuk mengumpulkan fosil binatang yang di duga berjenis banteng.
“Dengan menggunakan alat manual petugas sangat berhati hati dalam mengangkat fosil tersebut,” jelas Amin Fuadi.

Ditempat terpisah, warga juga menemukan gading gajah yang panjangnya mencapai 2 meter. Sayangnya fosil gading gajah ini dalam pengambilannya kurang berhati hati, sehingga fosil gading gajah ini banyak yang pecah dan juga patah patah. (Syarwani)

Tinggalkan Balasan