Dinkes Tulungagung Lamban Respon Keluhan, Warga Kepatihan Patungan Melakukan Fogging

Tulungagung – Khawatir penyakit demam berdarah merebak di lingkungan mereka, warga Kelurahan Kepatihan, Tulungagung, berinisiatif melakukan fogging secara swadaya. Hal tersebut dilakukan, setelah 4 warga mereka terjangkit DBD, dan dinas terkait dinilai lamban.

Menganggap pihak terkait lamban melakukan fogging, pasca 4 orang warga terjangkit penyakit demam berdarah, puluhan kepala keluarga di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kota, Tulungagung, sepakat melakukan fogging secara mandiri. Biaya operasional fogging sendiri, berasal dari iuran warga dan juga sumbangan dari donatur.
Dengan menggunakan 2 mesin fogging yang disewa, penyemprotan dilakukan dari rumah kerumah, yang ada di 6 RT RW 9. Warga mengaku, dengan dilakukannya fogging ini bisa mengurangi kekhawatiran mereka, akan penyebaran penyakit demam berdarah di lingkungan tempat tinggal mereka.
Sunari ketua RT mengatakan, sebelumnya pada pertengahan Januari dan awal Februari 2019 ini, terdapat 4 warganya terjangkit DBD. Keempat warga tersebut, sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Dokter Iskak Tulungagung beberapa hari.
“Karena merasa khawatir, setelah melalui musyawarah RW wargapun sepakat untuk melakukan fogging secara swadaya,” jelas Sunari.
Warga berharap, untuk kedepannya pihak-pihak terkait bisa lebih cepat dan tanggap dalam mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah.
Sebelum fogging, warga juga melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan kerja bakti bersih-bersih lingkungan. (Bondan)

Tinggalkan Balasan