Dihantam Ombak, Seorang Nelayan Munjungan Hilang

Trenggalek – Perairan selatan Trenggalek kembali telan korban. Akibat dihantam ombak, seorang nelayan masih hilang belum diketemukan. Sebagaimana keterangan Asnawi Suroso, Koordinator Pos Basarnas Trenggalek saat dihubungi untuk dikonfirmasi.”Kejadian tepatnya di Pantai Selah daerah perairan teluk Glonjo Desa Tawing Kecamatan Kunjungan,” menurutnya, Kamis (19/7).

Sepanjang jalur Pantai Selah di perairan Teluk Glonjo tersebut memang terkenal dengan ombak ganas tidak menentu dan tidak bisa diprediksi. “Memang di daerah Teluk Glonjo, yang masuk wilayah jalur Pantai Selah sejak dulu terkenal dengan ombaknya yang besar. Karena memang didaerah teluk tersebut, ombak sangat dipengaruhi hembusan angin yang memutar,” tambah Asnawi. “Jadi, lanjut Asnawi bahwa sebaiknya para nelayan bisa menjauhi kawasan itu”. Sampai saat ini, korban yang bernama Ahmad Lutpianto usia 30 tahun tersebut masih dinyatakan hilang. “Korban yang beralamat RT.46, RW.10 Dusun Gemiring Desa Tawing Kecamatan Munjungan masih belum diketemukan,” tambah pria berjenggot tipis ini.

Sebagaimana informasi yang dikumpulkan, korban seperti biasanya berangkat mencari ikan pada hari Kamis tanggal 19 juli 2018 sekitar pukul 05.00 WIB dengan menggunakan perahu jukung miliknya. “Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), ketika mau menarik pelak (alat untuk mencari udang), tiba-tiba perahu korban dihantam ombak besar dan terbalik,”jelas Koordinator Pos Basarnas itu. Setelah mendapat laporan dari warga, team dari Basarnas dibantu pihak terkait langsung melakukan pencarian.

“Dengan cepat team kami melakukan penyisiran dan hasilnya diketemukan rokok, dayung serta perahu milik korban dalam kondisi pecah disekitar lokasi kejadian, sedangkan untuk korban sendiri hingga saat ini masih belum diketemukan”, pungkas Asnawi. (Heru Gondrong)

Tinggalkan Balasan