Diduga Aniaya Guru SD, Preman Bendungan Di Polisikan

Trenggalek – Malang nasib korban Puryanto (52), berniat menolong terlapor yang nota bene adalah preman di daerah Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan malah babak belur dihajar sampai tak sadarkan diri. Kejadian ini bermula, dengan adanya Latihan Bersama (Latber) trail adventure hari Minggu tanggal 22 Juli 2018 dalam rangka rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-72 dilapangan wana wisata Coban Rambat Kecamatan Bendungan.

“Kronologis kejadian diawali saat Latber trail adventure yang diselenggarakan oleh Forkopimca hari Minggu kemarin,” jelas Kapolsek Bendungan, AKP Sukeni pada Kamis (26/7).

Menurut Kapolsek Bendungan, terlapor waktu itu sedang menikmati hiburan elekton dilapangan Coban Rambat. “Saudara Eko Sunaryo als Kewer (25), sesuai keterangan saksi-saksi waktu itu sedang menikmati hiburan. Karena mabuk berat, maka terlapor kemudian dibawa pulang oleh keluarganya, “jelas Kapolsek.
Pada saat terlapor dalam kondisi mabuk berat, keluarga mengira yang bersangkutan kesurupan atau kerasukan. “Karena keluarga mengira saudara terlapor kesurupan, kemudian meminta tolong kepada korban untuk menyembuhkan, ” imbuhnya.

Korban yang juga seorang guru Kelas di SDN 1 Dompyong tersebut, memang biasa dimintai tolong untuk menyembuhkan orang kesurupan. Sebenarnya, lanjut AKP Sukeni, terlapor dan korban masih ada ikatan hubungan keluarga, namun karena dalam kondisi mabuk maka disaat korban datang kerumah terlapor tanpa basa basi korban langsung dihajar dengan membabi buta.

Korban yang kondisi fisiknya kalah dengan terlapor, akhirnya hanya bisa pasrah dihantam berulang-kali sampai tidak sadarkan diri. “Keluarga tidak ada yang bisa menghentikan penganiayaan karena takut akan ancaman dari terlapor. Sampai akhirnya korban tak sadarkan diri dan langsung dibawah ke RSUD Dr. Sudomo Trenggalek,” pungkas perwira pertama senior ini.

Dan karena saking parahnya kondisi, korban sampai saat ini masih belum bisa diajak bicara. Sedangkan perkara dugaan penganiayaan tersebut masih terus diusut oleh penyidik. (Heru Gondrong)

Tinggalkan Balasan