Dendam Lama, Picu Pembacokan Pemilik Kafe Di Kalidawir

Tulungagung – Warga Desa Karangsono Kecamatan Kalidawir sabtu pagi, (17/3) digegerkan, dengan mengamuknya Siswoyo alias Tambir, warga desa Ngobalan yang membabi buta denga menebaskan sebilah parang kepada pemilik kafe dan Satu korban lainnya.

Kapolsek Kalidawir AKP. M. Ilyas menjelaskan, peristiwa pembacokan terjadi saat Sutrisno berada di dalam rumahnya tengah menunggu pekerjanya memasang keramik, namun tiba-tiba Siswoyo datang membawa parang mengamuk dan membabi buta dengan membacok Sutrisno. “Sebelum dibacok, pelaku sempat cekcok, dan langsung membacok Sutrisno dan mengenai kepala bagian belakang, dan bacokan ke dua sempat di tangkis dan mengenai pinggung kanan korban” jelasnya.

Karena merasa terancam Sutrisno kemudian bersembunyi dibelakang rumah warga, kemudian korban mengambil sepotong kayu untuk melindungi dirinya, Tidak hanya mengancam Sutrisno, pelaku juga mengancam anak korban yang pada saat itu berada didalam rumah.

“Sambil berteriak minta tolong koraban yang membawa potongan kayu kemudian bertemu kembali bertemu dengan pelaku, sehingga perkelahian tak terhindarkan” tambahnya.

Akibatnya pelaku dan korban mengalami luka, mengetahui perkelahian ini kemudian Mashudi warga setempat mencoba melerai, justru terkena bacokan di tubuhnya hingga menyebabkan luka.

Dalam kondisi berdarah-darah korban lari dan melaporkan Polsek Kalidawir, kini pelaku dan barang bukti berupa parang diamankan di Polsek Kalidawir untuk hukum lebih lanjut.

Kami masih melakukan pemeriksaan, namun dugaan sementara peristiwa ini dipicu dendam lama pelaku” pungkasnya.

Sementara korban Sutrisno dan Mashudi kini harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Iskak Tulungagung. (Danu)

Tinggalkan Balasan