Cegah Terjadinya Kasus Dinas PPKB P3A Kab.Blitar Lakukan Pembekalan TKI Purna

Blitar – Tingginya berbagai kasus kekerasan yang terjadi di masyarakat khususnya yang dialami para TKI maupun keluarga TKI ,membuat keperihatinan sejumlah pihak. Salah satunya datang dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DPKBP3A) Kabupaten Blitar, menggelar bimbingan teknis (Bintek) di kantor Desa Sidodadi Kecamatan Garum, kamis (6/9/2018). Sebelumnya telah diadakan di tiga desa yakni kelurahan Tawangsari, Slorok dan desa Karang rejo. Langkah ini untuk mewujudkan solusi dari berbagai permasalahan keluarga TKI di Blitar.

Iin Indira Lita, S.E Kepala seksi Perlindungan Perempuan Dinas PPKBP3A Kab.Blitar mengatakan tiga inti diadakannya kegiatan ini Pertama, TKI berangkat ke luar negeri dengan legalitas, jadi jika ada permasalahan pihak PPKBP3A bisa mengcover, mencari ataupun mengadakan perlindungannya mudah. Kedua, TKI berangkat dengan Petugas Lapangan ( Sponsor) yang resmi agar jika terjadi kasus pemerintah tidak merasa kebingungan untuk mengurus. Ketiga, TKI mempersiapkan ketahanan keluarga, jadi ketika disana ataupun setelah disana itu tetap lancar dalam hal komuniksi bersama keluarga yang ditinggalkan.

“Jadi anak itu harus tetep meendapatkan kasih sayang meskipun ditinggal menjadi TKI , mereka cukup satu kali untuk mencari modal, tapi setelah itu bisa mengelola modalnya , jangan sampai habis. Jangan sampai bekerja sebagai TKI diwariskan ke anak” Kata Iin Indira Lita, S.E.

Hampir 90% di masyarakat rata-rata kasus perceraian, kekerasan terhadap anak dan pelecehan seksual berasal dari kalangan TKI. Sehingga upaya ini digerakkan sebagai bentuk keprihatinan dan binaan untuk perempuan dan anak.
Sebanyak 60 peserta hadir dalam bimbingan teknis tersebut. Tidak hanya dari Dinas PPKBP3A, narasumber juga berasal dari Disnaker dan Pertakina kabupten Blitar. Hal itu saling berkaitan satu sama lain untuk mengatasi permasalahan TKI , salah satunya status TKI Legal dan pengelolaan modal purna menjadi TKI.
Selanjutnya pihak Disnaker dan Pertakina akan membantu pengelolaan dalam pengeloaan modal usaha.
“ Diharapkan purna TKI bersama keluarga bisa berkumpul untuk memberikan 4 hak anak, hak hidup, perlindungan, hak berkembang dan hak berpartisipasi.” Harap Iin Indira Lita, S.E
Sementara itu Sulis ketua Persatuan TKI Purna (Pertakina) kab Blitar mengatakan kegiatan bimbingan teknis yang diadakan oleh Dinas PPKBP3A bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) sangat baik sekali, karena untuk membekali para TKI dan TKI Purna agar mereka bisa membina keluarganya serta mengelola hasilnya selama menjadi TKI dengan baik dan benar. ( Ervin)

Tinggalkan Balasan