Bupati Trenggalek Jenguk Pasien Positif dan OTG di Asrama BKD

Trenggalek – Asrama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Trenggalek yang digunakan untuk isolasi pasien corona kini sudah mulai ditempati. Ada 5 OTG yang merupakan keluarga dari pasien positif, serta 3 pasien positif yang kini sudah tidak bergejala diisolasi disana.

Ruang bagi OTG dan pasien positif masing-masing dipisahkan. Para OTG menempati lokasi lantai 1, sementara pasien positif yang tak bergejala menempati ruangan lantai 2. Sejumlah 18 kamar disediakan di asrama tersebut.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, meninjau langsung tempat isolasi serta memastikan fasilitas yang ada untuk memenuhi kebutuhan mereka, sekaligus memberi motivasi bagi para OTG yang tak bisa tinggal di rumah.

Ada 5 OTG yang merupakan keluarga salah satu pasien positif tinggal di tempat itu. Mereka terpaksa diminta tinggal ke tempat isolasi sebab rumahnya tidak layak digunakan untuk isolasi mandiri. “mereka yang dipindah ke asrama BKD merasa lebih senang sebab tidak terkurung di dalam rumah. Mereka di sini bisa setidaknya lebih leluasa karena tempat ini memang sengaja disiapkan untuk isolasi,” jelasnya.

Untuk hiburan, pemkab memfasilitasi tiap ruangan dengan televisi di dalamnya serta makanan, vitamin sudah dicukupi dari Dinas Kesehatan setempat. Untuk bangunan di asrama BKD ini setiap hari dilakukan disinfeksi secara rutin. Petugas kesehatan juga berjaga 1 x 24 jam di asrama tersebut. Dengan rincian, Dinas Kesehatan menugaskan perawat 3 shift setiap harinya.

Asrama BKD itu pertama kali ditempati OTG dan pasien positif tak bergejala pada Sabtu, 16 Mei 2020 lalu. Pasien positif akan tinggal BKD hingga dinyatakan sembuh, setelah negatif swab dua kali. Untuk para OTG akan diizinkan pulang setelah mengikuti rapid test kedua dan akan dilihat hasilnya bisa pulang atau tidak.(mbang/p7)

Tinggalkan Balasan