Bupati Blitar Pastikan Surat Pemanggilan KPK Palsu, Bupati Akan Telusuri Pengirimnya

Blitar – Bupati Blitar H. Rijanto memastikan surat panggilan dirinya dari KPK palsu, hal tersebut sudah di konfirmasikan oleh pemkab Blitar terkait kebenaran panggilan itu dan hasilnya memang tidak ada panggilan. Hal itu disampaikan H. Rijanto saat konferensi pers bersama teman-teman media, Sabtu (13/10/2018).

”Saya cermati dan saya lakukan konfirmasi, ternyata surat panggilan tersebut tidak benar,KPK tifak mrnerbitkan surat panggilan, seperti yang viral di medsos”. Kata H. Rijanto
Ada beberapa hal terkait keraguan yang disampikan oleh H. Rijanto mengenai surat panggilan KPK, pertama kop surat yang tidak ada lambang garuda, kedua mengenai nomor surat yang dipastikan palsu dari pihak KPK.

H. Rijanto menyampaikan jika selama ini sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang baik, namun apabila ada masalah dan benar itu dari pihak KPK ia siap untuk hadir dalam panggilan tersebut. Diketahui surat tersebut dikirim malam hari pukul 00.00 yang mana biasanya surat akan disampaikan secara langsung kepada yang bersangkutan.

Kini pemkab blitar bekerjasama dengan polres Blitar membuat command center anti hoax untuk menangkal agar kedepan tidak terjadi berita hoax yang membuat resah masyarakat.

“Saya sendiri sesuai apa yang disampaikan pemerintah pusat berita hoax itu segera di cegah, berita hoax itu meyesatkan serta bisa menimbulkan ketidaknyamanan semuanya.” Ungkapnya
Lanjut Rijanto, surat abal abal berlabel KPK itu di kirim ke sejumlah pejabat selain ke Bupati Blitar ada Ketua DPRD dan Staff Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Blitar. “Panggilan ke saya soal gratifikasi ,ketua DPRD soal bansos dan Staff Dinas PU soal pengadaan barang dan jasa”. Tuturnya.

Tinggalkan Balasan