Bocah Kelas 5 SD Ditemukan Tewas Saat Bermain Dikubangan Bekas Galian Pasir

Kapolsek Ngantru AKP. Maga Fidri Isdiawan saat mendatangi rumah korban. (Foto/ Istimewa)

Tulungagung – Fajar Alfahril bocah yang masih duduk di kelas 5 SD warga Desa Pucung Lor Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung tewas akibat tercebur di kolam kubangan galian pasir saat sedang bermain. Jumat (26/10/2018)

Jasad korban ditemukan di kolam kubangan air bekas galian tanah sedalam dua meter di pekarangan milik Musiatun warga setempat.

Kapolsek Ngantru AKP Maga Fidri Isdiawan mengatakan, korban hampir tiap hari bermain di kubangan air bekas galian tanah tersebut bersama teman sebayanya, namun diduga korban tidak bisa berenang sehingga tenggelam.

“Mungkin karena korban tidak bisa berenang kemudian tenggelam,” jelasnya.

Lanjut maga, mengetahui rekanya tenggelam, kemudian salah satu teman korban melaporkan kepada pamanya, mendapat laporan paman korban langsung ke lokasi kejadian mencari korban, saat ditemukan fajar sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Mendapat laporan temanya, kemudian pamanya datang ke lokasi dan langsung terjun masuk ke kubangan air tersebut, saat di temukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tambahnya.

Dari hasil Visum dokter puskesmas pucunglor dan identifikasi inafis polres Tulungagung tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak terdapat luka akibat penganiayaan di tubuh korban,” pungkasnya.

Orang tua korban telah menyatakan keiklasannya atas peristiwa tersebut, selanjutnya korban akan dimakamkan di TPUdesa setempat.

Tinggalkan Balasan