Bocah Delapan Tahun di Blitar Hilang Terseret Arus Sungai

Blitar – Proses pencarian terhadap Suryadi (8) warga Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar, yang diduga terseret derasnya arus sungai brantas senin petang kemarin.

Petugas kepolisian Resort Blitar Kota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI serta masyarakat sekitar, masih terus mencari di pinggiran sungai brantas.
Petugas berusaha menyisir sepanjang sungai brantas, untuk mencari keberadaan Suryadi. Selain itu, petugas juga masih memasang police line di sekitar lokasi, tempat sepeda korban ditaruh sebelum turun ke sungai untuk bermain.
Kapolsek Sanankulon, AKP Mulyani mengatakan, pihaknya bersama TNI dan BPBD masih terus berusaha mencari keberadaan korban, baik di sekitar lokasi hilangnya korban.
“Kita juga meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk teman yang bermain dengan korban,” kata AKP Mulyani.
Sementara nenek korban terus menangis menangis, saat petugas datang ke rumah duka. Suminem terus menangis, meski dibujuk oleh petugas BPBD dan polisi. Ia tidak menyangka cucu yang sangat ia sayangi belum juga diketemukan sejak kemarin.
Kakak korban Moh Zainul mengaku, diperkirakan adiknya bermain ke sungai sejak pulang sekolah. Karena saat ia bangun siang hari, adiknya sudah tidak ada di rumah.
Adiknya bermain ke sungai bersama dua temannya, namun yang bermain di pinggir sungai hanya adiknya.

“Saat saya bangun sudah tidak ada di rumah, katanya kesungai bertiga dengan temannya,” jelasnya.
Hingga saat ini proses pencarian masih terus berlangsung, sambil menunggu kedatangan tim Basarnas Trenggalek. (Danu)

Tinggalkan Balasan