Beras Impor Segera Disalurkan Ke Indonesia Timur

Kediri – Tujuh puluh dua ribu ton beras impor dari Pakistan dan Vietnam yang tersimpan rapi di gudang Bulog Kediri maupun Nganjuk siap dikirim sewaktu menunggu perintah dari pusat. Beberapa lokasi yang menjadi proyeksi awal diantaranya Papua, Nusa Tenggara Timur dan Maluku karena serapan disana cukup minim.

Kepala Bulog Sub Divre Kediri Saidi mengatakan beras impor tersebut mulai tersimpan di gudang Paron, Banyakan, Dondong dan Candirejo sejak bulan Nopember kemarin. “Beras yang di Kediri ini akan disalurkan ke drive yang minus, seperti NTT, Papua, Kalimantan, dan Maluku.”

Sementara itu di gudang bulog selain tersimpan beras impor dari Vietnam dan Pakistan  juga beras lokal yang digunakan untuk beras cadangan bencana, dan beras untuk operasi pasar. Sejauh ini untuk beras bencana pada tahun 2018 baik daerah Kota Kediri, Kabupaten Kediri, maupun Kabupaten Nganjuk tidak mengambilnya. Kondisi ini karena saat itu tidak ada bencana yang cukup berarti.

Sesuai aturan pada dasarnya bulog telah menyiapkan beras cadangan bencana sebesar 50 ribu ton setiap tahun. Apabila beras tersebut tidak diambil otomatis akan gugur, sedangkan pada tahun 2019 ini bulog juga menyiapkan kembali beras sebesar 50 ribu ton untuk cadangan bencana. (Rofi)

Tinggalkan Balasan