Belanja Pakai Uang Palsu, Janda Anak Empat Diciduk Polisi Blitar Kota

Blitar Satuan reserse kriminal polres Blitar kota berhasil menangkap Sugiarti (41) wanita asal Purbalingga, Jawa Tengah setelah kedapatan membayar belanjaan menggunakan uang palsu (Upal) di Pasar Srengat, Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar AKBP. Adewira Negara Siregar mengatakan, pelaku awalnya kenal dengan seseorang melaluli media sosial facebook di Jakarta, dan kemudian mereka berpacaran dan berjanji akan menikah.

“Pelaku lalu diminta datang ke kediri, dan selanjutnya pelaku diberi uang palsu delapan ratus ribu untuk berbelanja di pasar,” jelasnya.

Sebelum di berikan ke pihak yang berwajib, sebelumnya Sugiarti diamankan para pedagang pasar setelah curiga saat membayar kue basah yang dibelinya dengan uang palsu seratus ribu di Pasar Srengat.

“Awalnya dimankan para pedagang karena kedapatan membayar dengan uang palsu,” imbuhnya.

Di hadapan polisi pelaku mengaku membeli dengan uang palsu, karena uang palsu tersebut diberikan oleh pacarnya. Selian itu ia juga tidak punya ongkos untuk pulang ke rumahnya.

“Dapatkan uang Wardi warga kediri yang berjanji akan menikahi saya,” jelas Sugiarti.

Atas penangkapan pengedar uang palsu, Polisi menghimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap peredaran uang palsu apalagi memasuki masa pemilihan umum (Pemilu).

Saat ini pelaku diamankan dimapolres Blitar Kota, sementara polisi masih memburu Suardi pemberi Uang palsu tersebut. Pelaku dijerat dengan pasal 36 UU RI Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Danu)

https://youtu.be/X9N6SGJwdic

Tinggalkan Balasan