Bawa Tas Belanjaan Sendiri Agar Tidak Nyampah

Kediri – Imbauan jaga jarak saat mengambil sembako di E-Warong tetap diterapkan oleh warga Kota Kediri, termasuk ajakan untuk mengurangi sampah plastik. Mereka mengantre dengan membawa tas belanjaan sendiri.

Hal yang luput dari perhatian saat wabah Covid-19 adalah meningkatnya sampah, khususnya sampah plastik yang berasal dari paket sembako. KPM (Keluarga Penerima Manfaat) Kecamatan Pesantren mengantre dengan membawa tas belanjaan sendiri. “Imbauan juga mengurangi sampah, maka kami harapkan KPM membawa tas sendiri,” kata Yunanik, Ketua E-Warong Langgeng, Jamsaren.

“Hari ini kami menyalurkan paket untuk 69 KPM penerima sembako reguler dan 34 KPM perluasan Covid-19,” kata Sofwan Arifin, pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) Kecamatan Pesantren. Total yang akan disalurkan sejumlah 192 KPM penerima sembako reguler dan 103 KPM perluasan.

E-Warong di Kelurahan Jamsaren ini dikelola oleh 9 orang ibu rumah tangga KPM. Mereka piawai menggunakan mesin EDC (Electronic Data Capture) dari Bank Mandiri yang ditunjuk sebagai penyalur dana Covid-19 dan PKH.

Selain menyalurkan bantuan, E-Warong juga menjual kebutuhan sehari-hari untuk umum dan KPM. Labanya dibagi rata untuk pengelola. “Dulu saya buka warung kopi, terus ada E-Warung ini juga bisa bantu ibu-ibu lain untuk mendapatkan pekerjaan,” kata Yunanik. Di seluruh Kecamatan Pesantren terdapat 8 titik E-Warong yang dikelola oleh ibu-ibu KPM PKH. (ben)

Tinggalkan Balasan