Baru Bebas Dari Penjara, Kepala Desa di Nganjuk Kembali Dilaporkan Warganya ke Kejaksaan

Nganjuk – Mohamad Afifudin, Kepala Desa Ngpeh Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, baru beberapa hari bebas dari Lapas Klas 2 B Nganjuk, setelah divonis 1 tahun oleh majelis hakim, karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana desa tahun 2015-2016.

Kali ini Mohamad Afifudin kembali dilaporkan terkait dugaan penyelewengan dana desa tahun 2017, ke Kejaksaan Negeri Nganjuk oleh 4 warga ngepeh, dengan membawa berkas guna melaporkan kepala desanya.

Sukarno, salah satu perwakilan warga Ngepeh, mengatakan, dirinya ke kejaksaan guna melaporkan Mohamad Afifudin, kepala desanya, terkait dugaan penyalah gunaan dana desa tahun 2017.

Ada 14 item yang akan dilaporkan ke kejaksaan, salah satunya mark up paving store mojosari tahap 2, dari luas 300 meter persegi, dengan total anggaran Rp 37 juta,

“Di mark up kepala desa dan hanya dikerjakan, 132 meter persegi, dengan nilai Rp 13 jutasaja. Selain itu, masih ada 13 item lagi yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Nganjuk,” kata Sukarno.

Sementara Dicky Andi, Kasi Intel Kejaksaan yang menerima laporan warga ngepeh membenarkan kalau ada laporan dari warga ngepeh, terkait dugaan dana desa tahun 201.

“Kejaksaan akan segera menindak lanjuti laporan warga ngepeh, setelah mendapat disposisi dari pimpinan,” ujar Dicky Andi.

Setelah laporannya diterima, ke 4 perwakilan warga langsung meninggalkan kantor kejaksaan dan menunggu hasil laporannya. (Sarwani)

Tinggalkan Balasan