Antisipasi Banjir, DLH Tegaskan Jangan Tutup Saluran Air Dalam Pembangunan Tol Kediri-Tulungagung

USULKAN: Sekretaris DLH Tulungagung, Makrus Manan.

Tulungagung, JTVMataraman.com: Terkait pembangunan jalan Tol Kediri-Tulungagung, DLH Tulungagung mengusulkan dua hal yang menjadi prioritas.

Pertama, penutupan jalan yang berdampak matinya jalan tersebut, dan kedua, untuk membuat saluran air baru, agar tidak terjadi banjir.

Sekretaris DLH Tulungagung, Makrus Manan mengatakan, dari Tulungagung mengusulkan beberapa hal terkait pembangunan jalan tol Kediri-Tulungagung. Usulan tersebut didasarkan pada masukan yang diterima ketika melakukan sosialisasi.

“Awalnya jalan keluar-masuk cuman ada satu, terus kami mengusulkan untuk ada dua. Satu di barat gor lembu peteng dan satu di Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo. Hal ini untuk mempemudah mobilitas, mengingat juga ada pembangunan selingkar wilis,” tuturnya.

Makrus menjelaskan, selain itu pihaknya juga mengusulkan dua hal yang menjadi prioritas. Pertama terkait jalan yang terkena dampak pembangunan jalan tol. Pihaknya telah mengusulkan jalan mana saja yang boleh dimatikan dan jalan mana saja yang harus dipertahankan.

“Dan sudah ada kesepakatan kami dengan pemrakarsa terkait itu,” jelasnya.

Dia melanjutkan, yang kedua terkait dengan saluran air. Dengan dibangun jalan tol, ini akan membelah Tulungagung menjadi dua bagian. Jika dilihat dari topografi, sebelah barat jalan tol memiliki kemiringan yang lebih rendah. Maka rawan sekali terjadinya banjir.

“Jika saluran air dimatikan karena pembangunan jalan tol, harus ada pembuatan saluran air baru. Jangan sampai seperti kejadian di Mediun dan Jombang. Sejak adanya tol beberapa daerah menjadi banjir, karena banyak saluran air yang dimatikan,” ujarnya.

Selain itu, terkait dengan AMDAL Pemkab Tulungagung sifatnya hanya sebagai pembantu pelaksana. Untuk pengajuan ditangani oleh pemrakarsa dan tim penilai dari provinsi.

“Informasi yang saya terima, saat ini masih tahap sidang AMDAL ke dua, tentang kerangka acuan. Tapi kami belum dapat informasi yang jelas,” pungkasnya. (ham)