8 Anak Punk Terjaring Satpol PP Kab Blitar, Satu Anak Kondisi Hamil 6 Bulan

Blitar –¬†Operasi penertiban anak punk terus dilakukan oleh Aparat Satpol PP kabupaten Blitar seperti penertiban yang dilakukan satpol PP di dalam pasar Kanigoro kabupaten Blitar, selasa (30/10/2018). Petugas menggaruk 8 anak punk yang tengah mengadakan pesta miras oplosan.

Terdiri dari 6 laki-laki dan 2 remaja cewek yang rata-rata usianya 17 sampai 24 tahun. Salah satu dari yang terjaring tersebut diketahui hamil 6 bulan. Dari pengakuan mereka berasal dari Blitar, Tulungagung dan Banyuwangi.

Selanjutnya oleh petugas di bawa ke kantor dinas sosial kabupaten Blitar untuk diberikan pembinaan. Petugas meminta ke 8 anak punk tersebut untuk mendatangani surat pernyataan tidak mangkal lagi di wilayah kabupaten Blitar.

Kasi ops Satpol PP kabupaten Blitar Untung Suwito mengatakan operasi ini dilakukan secara terus menerus di seluruh wilayah kabupaten Blitar agar kabupaten Blitar bersih dari penyakit masyarakat seperti anak-anak punk yang kerap mangkal di sejumlah perempatan maupun pasar atau tempat-tempat keramaian.”Kami kerap mendapat laoporan adanya para anak punk yang sering membuat resah masyarakat.” Katanya.

Wakil bupati Blitar Marhaenis U.W meminta aparat Satpol PP serius dalam menertibkan penyakit masyarakat seperti anak punk, pengamen dan preman jalanan yang kerap membuat onar, meresahkan masyarakat terutama bagi pengguna jalan.

“Setiap ada laporan dari masyarakat harus segera di tindak lanjuti oleh Satpol PP, terutama di tempat mangkal perempatan jalan, terminal, dan pasar seperti daerah Kesamben, Wlingi, Kanigoro dn Srengat harus beraih dari anak jalanan tersebut.” Pinta wakil Marhaenis UW. (Ervin)

Tinggalkan Balasan