6 Tahun Sertifikat Tidak Selesai, Warga Luruk BPN Ngenjuk

Warga Menunjukan Berkas pengurusan sertifikat tanah. foto : Ahmad Sarwani 

Nganjuk – Merasa di permainkan oleh Badan Pertanahan Negera (BPN) Nganjuk, dalam pengurusan sertifikat tanah yang sudah berjalan 6 tahun tak selesai. Dewi Munawaroh, dan Sudarsono warga Desa Kutorejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), meluruk kantor BPN Nganjuk.

Upaya klarifikasi sempat berlangsung tegang dan adu mulut antara anggota LSM dengan pihak BPN. karena perselisihan pendapat.

Dewi Munawaroh selaku ahli waris dari pemohon sertifikat menjelaskan, suwito ayahnya pada tahun 2012 silam sudah mengurus pembuatan sertifikat ke BPN Nganjuk, namun

hingga 6 tahun berjalan sampai bapaknya meninggal dunia sertifikat belum juga jadi. “Tidak ada penjelasan dan kejelasan kapan sertifikat itu akan selesai” ujarnya.

meski sempat menolak untuk di konfirmasi awak media, namun Purwanto, Kabid Hukum BPN Nganjuk menjelaskan, belum jadinya sertifikat tanah milik pemohon hingga 6 tahun itu dikarenakan adanya syarat syarat yang harus di perbaiki, atau dirubah. “Perubahan itu belum di berikan kepada pihak BPN oleh ashari selaku kuasa yang di tunjuk oleh pemohon” jelasnya. (Achamd Syarwani)

Tinggalkan Balasan