Bawaslu Temukan Dua WNA di Tulungagung Masuk Dalam DPT Pemilu 2019

Tulungagung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulungagung menemukan dua warga negara asing (WNA) yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu April 2019.

Dua WNA itu bahkan diketahui telah mempunyai e-KTP dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Bawaslu sendiri sudah memberikan rekomendasi kepada KPU setempat untuk mencoret WNA tersebut dari DPT.

Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan Bawaslu Kabupaten Tulungagung, Endro Sunarko menyebut, temuan itu berdasarkan hasil penelusuran Tim Bawaslu. Sebelumnya, mereka mendeteksi adanya 7 WNA yang berada di wilayah Tulungagung.

“Adanya dugaan ini berawal saat Bawaslu meminta daftar WNA yang mempunyai EKTP kepada dispendukcapil, dari data tersbeut diketahui terdapat tujuh WNA yang sudah mempunyai EKTP dan nomor induk kependudukan,” jelas Fayakun Ketua Bawaslu Kabupaten Tulungagung.

Ketujuh WNA tersebut berada di Kecamatan Kalidawir, Ngantru, Pakel dan Tulungagung. Para WNA itu teridentifikasi berasal dari Kepulauan Windsor, Liberia, Singapura, Pakistan, Taiwan dan India.

“Kami kemudian melakukan penelusuran dan menemukan dua WNA yang masuk dalam DPT,” bebernya, Sabtu (09/03/2019).

Dua WNA yang masuk dalam DPT itu terdeteksi di wilayah Kecamatan Kalidawir dan Ngantru. Bawaslu meminta kepada masyarakat untuk ikut mengawasi adanya WNA yang masuk ke dalam DPT. Jumlah WNA yang masuk dalam DPT ini diperkirakan masih bisa bertambah lagi menyusul banyaknya mahasiswa dari luar negeri yang melanjutkan studinya di Tulungagung.

“Kita sudah berikan rekomendasi ke KPU untuk mencoret dua WNA yang masuk dalam DPT,” tegasnya. (Bondan)

Tinggalkan Balasan