36 Warga Blitar Terjaring Operasi Yustisi PPKM Darurat Di Sanksi Push Up dan Tipiring

Pelanggar Prokes di Hukum Push Up Terjaring Operasi Yustisi ,Rabu(14/07/2021)

JTV Mataraman.com, Blitar – Sebanyak 31 orang terjaring operasi yustisi protokol kesehatan pada hari ke 12 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kabupaten Blitar, Rabu (14/07/2021).

Mereka terjaring karena tidak menggunakan masker saat petugas gabungan menggelar operari yustisi prokes di depan Mapolsek Lodoyo Barat (Lobar) Kademangan.

Edi Wiyono.S.Sos Kabid SDM Satpol PP Kabupaten Blitar mengatakan dalam operasi yustisi itu petugas gabungan menjaring 36 orang pelanggar prokes.

” Teguran lisan 5 orang, hukuman push Up 2 orang ,mengucapkan Pancasila 3 orang dan 6 orang menjalani sidang tipiring. Sedangkan 20 orang dilakukan tindakan Rapid Tes Swab , 1 orang dinyatakan positif Covid-19.” Kata Edi Wiyono.

Kapolres Blitar AKBP. Leonard M.Sinambela Pantau Langsung Operasi Yustisi PPKM Darurat di Kademangan

Operasi yustisi prokes PPKM Darurat yang dilakukan oleh petugas gabungan terdiri Satpol PP, Polres Blitar, Yonif 511 dan Bakesbangpol dan intansi terkait tersebut juga turut hadir Kapolres Blitar AKBP. Leomard M.Sinambela yang memantau langsung jalannya operasi.

” Operasi Yustisi pendisiplinan PPKM darurat ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19. Dimana saat ini angka positif Covid di Kabupaten Blitar terus bertambah sehingga operasi ini sangat penting dilakukan.”ujar Kapolres AKBP. Leonard.

Melalui kegiatan tersebut, petugas gabungan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk selalu menjalankan protokol kesehatan.

“ Kami selalu menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta menghindari kerumunan.” tandasnya.

Selama kegiatan ini, aparat masih menemukan adanya kegiatan masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.(as)