10 Ibu Hamil Terdeteki Virus HIV, 10 Bayinya Dinyatakan Negatif

Hendrik Suprianto, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Kediri

Kediri – Dalam rentang waktu dua tahun terakhir Dinas Kesehatan Kota Kediri  menemukan 10 orang ibu hamil  terdeteksi positif  HIV.  Dari 10 orang ibu hamil yang diketahui posistif tersebut  bayi yang ada didalam kandungan dinyatakan tidak tertular virus mematikan tersebut. Keterangan tersebut disampaikan Hendik Suprianto selaku Kepala Seksi Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri.  

Hendik Suprianto menjelaskan  hasil tes negatif ini diketahui setelah pihaknya mengirimkan sampel darah ke 10 bayi dari ibu yang terjangkit HIV. Penularan virus HIV pada bayi saat dalam kandungan dapat dibendung apabila sang ibu secara intensif mengkonsumi obat arv (antiretroviral). Obat arv memiliki fungsi menekan pekembangan virus yang ada di dalam tubuh penderita. “Ibu hamil yang positif HIV, nantinya akan kita ajak pengobatan.” Kata Hendrik.

Program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, sudah diterapkan di sejumlah puskesmas yang ada di Kota Kediri. Dimana setiap ibu hamil wajib di tes HIV. Tujuannya apabila di dalam tes tersebut  diketahui positif, maka yang bersangkutan secepatnya harus mendapatkan pendampingan.  Dinas Kesehatan Kota Kediri mencatat jumlah penderita HIV/Aids sejak tahun 2003 hingga 2018 terakumulasi sebanyak 1300. Sementara untuk tahun 2018 saja hingga bulan Desember tercatat 210 lebih. “Harapannya program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak (PPIA) dapat terus berjalan sehingga dikemudian hari nanti tidak ada lagi bayi yang tertular.” pungkasnya. (Beny)

Tinggalkan Balasan